Halaman

Berita & Acara

02/Feb/2023

                                Image by tirachardz on Freepik

 

Orang dewasa juga memerlukan vaksinasi. Kenapa? Vaksin yang diperoleh pada masa kanak-kanak akan hilang seiring berjalannya waktu jadi orang dewasa juga berisiko terkena penyakit. Penyakit ini dapat dicegah dengan vaksin karena faktor gaya hidup, pekerjaan, usia, atau kondisi kesehatan tertentu.

  • Jenis Vaksin : Influenza
  • Jenis penyakit yang dapat dibantu pencegahan : Influenza (Flu)
  • Gejala dan Komplikasi Penyakit yang Bisa Dialami : Gejala : Demam/meriang, batuk sakit kepala, pilek dll | Komplikasi Penyakit : Memburuknya kesehatan kronis, pneunomia (infeksi paru paru) dll

 

  • Jenis Vaksin : Hepatitis A
  • Jenis penyakit yang dapat dibantu pencegahan : Hepatitis A
  • Gejala dan Komplikasi Penyakit yang Bisa Dialami : Gejala : Demam, kelelahan, sakit perut, kehilangan nafsu makan, penyakit kuning dll | Komplikasi Penyakit : Gagal hati , nyeri sendi, serta gangguan ginjal dll

 

  • Jenis Vaksin : Hepatitis B
  • Jenis penyakit yang dapat dibantu pencegahan : Hepatitis B
  • Gejala dan Komplikasi Penyakit yang Bisa Dialami : Gejala : Kehilangan nafsu makan, demam, kelelahan, sakit kuning, sakit kuning, dll | Komplikasi Penyakit : Infeksi hati kronis, gagal hati, kanker hati

 

  • Jenis Vaksin : HPV
  • Jenis penyakit yang dapat dibantu pencegahan : Kanker dan kutil kelamin akibat infeksi HPV
  • Gejala dan Komplikasi Penyakit yang Bisa Dialami : Seringkali tidak ada gejala selama bertahun-tahun sampai kanker muncul, contohnya kanker serviks

 

  • Jenis Vaksin : PCV
  • Jenis penyakit yang dapat dibantu pencegahan : Pneumonia pneumokokus
  • Gejala dan Komplikasi Penyakit yang Bisa Dialami : Gejala : Demam, menggigil, kesulitan bernafas, nyeri dada, batuk dll | Komplikasi Penyakit : Infeksi paru paru, telinga tengah (sinus), gangguan jantung dll

 

Kalau Anda bingung untuk menentukan vaksin, Klinik dr. Sander B menyediakan layanan vaksinasi dan konsultasi  dokter untuk memastikan kamu mendapatkan informasi yang tepat dan menjadi rekomendasi buat kamu.

Referensi : Center for Disease Control and Prevention


02/Feb/2023

Image of asian thinking lady standing isolated over white background looking aside (freepik)

Jakarta – Saat ini stroke merupakan salah satu penyakit yang sering di temui. Stroke terjadi karena beberapa faktor, dan stroke juga memiliki banyak jenis. Hemoragik dan iskemik, Stroke Iskemik terjadi ketika pembuluh darah yang memasok darah ke otak terhambat. Sedangkan stroke hemoragik, terjadi ketika pembuluh darah yang melemah pecah.

Salah satu penyebab paling umum dari stroke hemoragik adalah tekanan darah tinggi yang tidak terkontrol. Kalau bicara tentang mana yang lebih berbahay,
stroke hemoragik memiliki risiko kematian yang lebih tinggi ketimbang iskemik. Pengidap stroke hemoragik juga cenderung mengalami penurunan kesehatan lebih cepat. Apa alasannya?

Orang yang mengidap hemoragik cenderung lebih sering konsumsi alkohol dan rokok dan iskemik lebih cenderung karena diabetes. Alkohol dan rokok ada kombinasi yang sangat berbahaya dan meningkatkan resiko kematian.

Stroke iskemik terjadi ketika gumpalan darah membuat darah tidak mengalir ke otak. Gumpalan darah sering disebabkan oleh aterosklerosis, yang merupakan penumpukan timbunan lemak pada lapisan dalam pembuluh darah. Sebagian dari timbunan lemak ini dapat memutuskan dan menghambat aliran darah di otak.

Konsepnya mirip dengan serangan jantung, di mana gumpalan darah menghalangi aliran darah ke sebagian jantung. Stroke iskemik bisa bersifat embolik, artinya bekuan darah berpindah dari bagian tubuh ke otak. Diperkirakan 15 persen stroke emboli disebabkan oleh kondisi yang disebut atrial fibrilasi, di mana jantung berdetak tidak teratur.

Sedangkan stroke hemoragik, terjadi ketika pembuluh darah di otak pecah, menumpahkan darah ke jaringan di sekitarnya. Ada tiga jenis utama stroke hemoragik. Yang pertama adalah aneurisma, yang menyebabkan sebagian pembuluh darah yang melemah membengkak ke arah luar dan kadang pecah.

 

Referensi : AHA Journals (2019). Hemorrhagic and Ischemic Strokes Compared
Hindawi Behavioural Neurology (2019). Rehabilitation Outcomes: Ischemic versus Hemorrhagic Strokes


02/Feb/2023

Banyak diantara kita yang berpikir atau berasumsi bahwa tidak apa-apa jika sering begadang atau bahasa lainnya manusia kalong. Padahal tanpa disadari keseringan begadang bisa meningkatkan risiko Sahabat terkena berbagai penyakit. Salah satunya adalah stroke.

Mungkin Sahabat berpikir bahwa hubungan antara begadang dan stroke terlalu jauh atau berlebihan. Apa memang separah itu? “Tren tidur larut malam (begadang) sampai dini hari ini sebenarnya bom waktu untuk kesehatan. Kita perlu mengubahnya untuk mengurangi risiko stroke dan penyakit jantung yang mengancam jiwa,” kata Profesor Francesco Cappuccio, perwakilan peneliti, seperti dilansir dari ScienceDaily.

Terdapat tiga alasan kenapa begadang bisa jadi penyebab stroke, di antaranya:

  • Menaikkan Tekanan Darah Tinggi

Begadang membuat tekanan darah tinggi naik dan menimbulkan hipertensi yang dapat memicu stress.

  • Memicu Obesitas

Saat begadang, sulit untuk kontrol rasa lapar. Sehingga memicu untuk ingin selalu makan dan akan mengakibatkan obesitas yang dapat memicu stroke.

  • Meningkatkan Gula Darah

Gula darah bisa naik dan dapat merusak pembuluh darah di otak dan jantung yang mengakibatkan stroke.

Mari sahabat Klinik dr. Sander B – Dayamedika, untuk tetap aware dengan kesehatan Sahabat. Di mulai dari usia muda harus bisa membiasakan diri untuk memiliki pola gaya hidup sehat agar terhindar dari penyakit yang tidak di inginkan.

Sumber : health.kompas.com | Science Daily | Sleep Foundation


02/Feb/2023

Pernah ga merasa ngantuk padahal masih pagi atau baru saja bangun tidur ? Ada beberapa faktor yang mengakibatkan tubuh masih merasa ngantuk di pagi hari, yah meskipun rasanya sudah ckup tidur. Kalo rasa kantuk tidak bisa ditahan akan sangat berpengaruh terhadap kualitas pekerjaan yang sedang dikerjan, konsentrasi akan menurun dan tingkat kewaspadaan kita pun berkurang.

Berikut ini ada beberapa faktor yang  memungkinkan ngantuk di pagi hari :

a. Siklus Tidur Alami Tubuh

Dalam satu hari, ada dua periode ketika tubuh akan merasa mengantuk secara alami, yaitu larut malam (umumnya antara tengah malam hingga 7 pagi) dan tengah hari (sekitar pukul 1 siang hingga 4 sore).

Jika Anda terjaga selama jam-jam tersebut, risiko mengantuk saat beraktivitas di pagi hari akan meningkat, terlebih jika waktu tidur Anda kurang.

b. Faktor Kurang Tidur

Salah satu penyebab ngantuk di pagi hari yang paling umum adalah karena kurang tidur. Kurang tidur akibat mengerjakan tugas atau sekadar bergadang, menyebabkan seseorang bisa merasa ngantuk dan kelelahan sepanjang hari.

Oleh karenanya, memenuhi durasi tidur sesuai yang dianjurkan amatlah penting. Rekomendasi waktu tidur yang dianjurkan untuk orang dewasa adalah 7–9 jam setiap malam.

c. Efek Samping dari Obat-Obatan

Mengonsumsi obat-obatan tertentu juga bisa menjadi penyebab ngantuk di pagi hari. Beberapa obat yang memiliki efek samping mengantuk adalah antipsikotik, obat antidepresan, antihistamin, obat penurun tekanan darah, obat jantung, obat penyakit tiroid, dan obat asma

d. Kekurangan Cairan Tubuh (Dehidrasi)

Penyebab ngantuk di pagi hari bisa jadi karena tubuh mengalami dehidrasi, atau kekurangan asupan cairan tubuh. Dehidrasi dapat mengurangi aliran darah ke otak, sehingga tubuh mudah merasa ngantuk.

Selain itu, dehidrasi dapat menyebabkan mulut dan saluran pernapasan kering serta kram pada kaki saat tidur. Akibatnya, kualitas tidur Anda pun terganggu.

e. Efek Gangguan Psikologis

Selain itu, stres, gangguan cemas, dan depresi juga dapat membuat penderitanya mengalami insomnia, sehingga cenderung mengantuk saat pagi hari.

Mengantuk di pagi hari yang terjadi sesekali sebetulnya masih bisa dianggap wajar. Namun, jika mengantuk di pagi hari sangat sering dikeluhkan, bahkan hingga mengganggu aktivitas dan kualitas hidup Anda, sebaiknya segera dikonsultasikan ke dokter.


Tentang Klinik dr. Sander B

Klinik dr. Sander B telah memiliki akreditasi ISO 9001 & ISO 45001 dari United Registrar Of Systems (URS).

 

Rekan Kami

Copyright © PT. DAYA ADICIPTA MEDIKA 2019. All rights reserved.

× Whatsapp kami sekarang!